Kamis, 31 Januari 2013

Contoh Desain Kolam Ikan Mas Koi Minimalis

Beberapa cara membuat kolam ikan mas koi Jakarta. Contoh Desain Rumah Minimalis Model Terbaru
Ada beberapa model bentuk dan struktur kolam ikan mas khususnya ikan mas koi dengan konsep minimalis, dengan warna yang sangat bervariasi dan banyak sekali macam dan jenisnya dengan harga yang sangat bervariatif pula dari harga puluhan ribu sampai dengan jutaan rupiah per ekor.

 Orang akan cenderung mencoba membuat tempat tinggal untuk peliharaan kegemaran dan kesenangan itu semaksimal mungkin untuk menghilangkan rasa penat, jenuh, bosan, stress karena setelah seharian bekerja selama sepekan, orang akan cenderung mencoba menikmati keindahan rumah sendiri.

Dengan cara membuat kolam ikan mas koi dengan berbagai bentuk atau model dari mulai model minimalis, alami, asli batu alam, campuran adukan ataupun bentuk bentuk lain sehingga setelah sepekan bekerja kemudian ketemu dengan hari sabtu dan minggu, orang akan mencoba menikmati dengan semaksimal mungkin suasana percikan air serta lenggak-lenggok ikan warna-warni nan indah yang menhiasi kolam. 

Beberapa design kolam ikan mas koi dapat dibuat dengan berbagai macam cara, diantaranya: 

1. Design Lapisan Batu Alam Dengan menggunakan lapisan dari batu alam yang sudah dibentuk menjadi suatu bidang seperti segi empat, persegi panjang, segi tiga, segi enam ataupun bentuk-bentuk yang lain yang sesuai dengan keinginan dan kegemarannya, maka akan terlihat simetris dengan bentuk tersebut. Lebih cocok bila dibangun pada samping kiri atau kanan rumah tepatnya pada pojok taman atau halaman hijau rumah kita, sedikit dipadukan dengan tanaman rumput pendek, ada bebatuan seperti tempat duduk yang diletakkan di dalam kolam tersebut kemudian ada 1 buah pohon yang lumayan besar dan rindang yang akan menambah kesejukan kolam. (gambar diambil dari www.ideaonline.co.id) 

2. Design Batu Asli Menggunakan batu yang benar-benar alami akan menambah keaslian dan kenaturalisasian kolam sehingga akan terkesan bagaikan melihat ikan yang berada pada kali atau sungai yang asli dimana ikan-ikan berada. Dengan dihiasi rerumputan serta tanaman yang pendek pada samping kana dan kiri kolam yang akan menambah keindahan serta kesan alami pada kolam.

 3. Design Adukan (Campuran Pasir & Semen) Adukan yang dibentuk menyerupai batu ataupun seperti batu alam. Semen adalah salah satu bahan yang dapat dibuat menjadi bentuk apa saja sesuai dengan keinginan si pemilik dan pembuat, ketika ingin dibentuk menjadi seperti tanah, seperti batu kapur, seperti batu bata merah, seperti batang pohon, bentuk bambu dan bentuk-betuk lain yang sesuai dengan selera si pembuat dan tentunya dengan persetujuan si pemilik.

 4. Design Asli Alam Yang ke empat dengan design asli yang muncul dari alam itu sendiri seperti tanah liat, rerumputan, lumpur, kotoran yang sesuai dengan asli yang mengalir dengan sendirinya, disini akan lebih mencerminkan bagaimana ekosistim yang terjadi pada alam yang sesungguhnya, namun untuk bagian ini biasanya lebih cenderung terlihat aga sedikit terkesan kurang bersih namun hal ini bisa diatasi dengan cara mempersiapkan saringan dan harus mengontrol serta mebersihkannya setiap hari. 

5. Design Lapisan Batu Alam dengan Combinasi Asli Alam Yang kelima design batu alam dengan alam asli yang muncul dari alam itu sendiri seperti tanah liat, rerumputan, lumpur, kotoran yang sesuai dengan asli yang mengalir dengan sendirinya, yang akan dipadukan dengan lapisan batu alam, pada bagian ini kita bisa menikmati paduan antara design modern yang dipadukan dengan alam disekitar rumah kita. Design diatas tadi akan lebih kelihatan menarik dan akan lebih indah dipandang di khusunya malam hari apabila ditambah dan dihiasi dengan berbagai pencahayaan yang didesign dan diletakkan sesuai dengan tempat yang semestinya dan di layout yang menarik. Itulah beberapa sedikit konsep pembuatan kolam ikan mas koi minimalis yang dapat saya ceritakan. Adapun contoh gambar diambil dari berbagai sumber di internet. 

Semoga bermanfaat by http://www.sawah-subur.blogspot.com

Senin, 06 Juni 2011

AKSESORIS TAMAN

Selaras dan Harmonis
Elemen pendukung atau aksesoris taman yang umum disukai orang antara lain ; lampu taman, batu-batuan, pot, bangku taman, gazebo dan pergola.
Kesemua elemen tersebut akan lebih cantik dan selaras dengan taman apabila dirancang dengan cermat. Disebut sebagai elemen pendukung karena memang keberadaannya mendukung tanaman yang sudah ada. Jadi, elemen pendukung ini harus serasi dan selaras dengan konsep tamannya itu sendiri. Jangan berdiri sendiri-sendiri, misalnya taman bergaya minimalis menghadirkan lampu taman bergaya bali dan patung bergaya eropa. Sebaiknya elemen pendukung direncanakan bersamaan pada saat mendesain taman tersebut, jadi disesuaikan konsep dasarnya. Sehingga kesan selaras dan harmonis dapat terlihat.
Lampu taman yang sesuai dengan taman bergaya eksotis Bali akan serasi dan selaras dengan model lampu taman berbentuk gazebo kecil dengan material batu ataupun kayu, dan atap dari sapu ijuk.
Begitu pula dengan elemen batu, sekarang ini banyak sekali jenis batu yang juga digunakan sebagai elemen estetika taman, bahkan dapat dijadikan sebagai elemen utama dan focal point taman tersebut. Seperti misalnya taman bergaya minimalis yang akan terlihat harmonis dengan adanya kolam berdesain minimalis,dengan material batu alam candi ataupun andesit. Bahkan air mancur minimalis terbuat dari batu alam yang sudah jadi pun sudah banyak dijual, simple dan tidak memakan tempat.
Selain pemilihan model desain dan material yang harus selaras dengan konsep taman, letaknya pun harus juga diperhatikan. Jangan sampai keberadaannya tidak ‘nyambung’ dengan taman. Apabila taman rumah Anda bergaya minimalis, pemilihan tanaman minimalis seperti misalnya kamboja dan Agave, akan terlihat serasi apabila terdapat 3 buah batu koral besar yang tersusun rapi di bawah pohon kamboja, bersanding dengan agave, ditambah lagi dengan tehnik pencahayaan dari lampu sorot bergaya minimalis yang akan menambah kesan dramatis, keseluruhan elemen tadi akan terlihat saling mendukung dan harmonis.

Jenis dan Harga
Setelah memilih desain taman, kita bisa mulai mencari elemen pendukungnya. Yang paling penting harus serasi, selaras dan harmonis. Jadi, jangan ‘melenceng’ jauh dari konsep taman pada awalnya. Kalau taman kita gaya Bali, mulailah hunting lampu-lampu taman bergaya Bali, ataupun lampu tempel berbahan batu paras Jogja, batu-batu koral besar yang berkesan alami dan ornamen patung dan relief berdesain binatang ataupun bunga kamboja, sehingga akan mempertegas nilai Bali-nya.
Lampu taman jenis Bali biasanya dijual dengan harga Rp 100.000/unit, lampu tempel yang terbuat dari batu paras jogja harga nya bisa mencapai Rp300.000/unit sesuai dengan desain dan ukuran. Lampu sorot gaya minimalis dijual seharga Rp50.000 s/d Rp300.000/unit, terutama untuk jenis yang tahan air dapat diletakan di dalam kolam hias. Ornamen patung dan relief khas taman gaya Bali biasanya harganya berkisar antara Rp 50.000 s/d Rp 300.000, tergantung desain dan ukuran. Pot tanaman yang terbuat dari tanah liat dijual dengan harga Rp 30.000 bahkan sampai Rp 300.000 apabila desainnya dianggap sedang tren.
Bangku taman pun sangat beragam jenis dan desainnya, untuk jenis standar terbuat dari besi tempah dan kayu dengan ukuran 1 M, seharga Rp 200.000, bahkan ada yang seharga sampai 1juta-an. Biasanya material bangku taman dipilih yang tahan cuaca, panas matahari dan hujan.
Batu alam sekarang ini jenisnya sudah sangat bervariasi. Perbedaan harga pun terlihat sedikit drastis, batu alam candi ukuran 40cm x 20m seharga Rp 80.000/M2, sedangkan batu Andesit dengan ukuran yang sama dihargai Rp150.000/M2. Batu Andesit ini pun bermacam2 jenisnya. Batu jenis lainnya yang sering digunakan pada desain taman adalah batu koral dengan berbagai ukuran. Harga berkisar antara Rp 30.000/kantong s/d batu koral ukuran besar seharga Rp 10.000/buah.

Silakan hunting terlebih dahulu jenis aksesoris taman yang sesuai dengan tema taman Anda. Jangan sampai elemen pendukung taman malah akan menjadi elemen perusak taman. Karena selain nilai estetis, ada baiknya juga elemen pendukung harus bernilai fungsional. Dengan demikian taman akan memberikan fungsi yang maksimal bagi penghuni atau siapapun yang ingin menikmatinya

Tips:
- Hunting aksesoris taman sebaiknya dilakukan pada saat taman dalam proses pelaksanaan, jadi bisa segera dipasang tanpa harus membongkar tanah ataupun merusak soft-material yang sudah tertanam.
- Selain unsur desain, material dan peletakan, unsur ukuran pun sangat penting. Taman yang sempit jangan sampai diberi ornamen yang besar-besar sehingga akan menambah ‘sumpek’.
- Cahaya, air dan aroma adalah 3 elemen penting yang dapat menambah pesona taman.
- Referensi dari buku tentang taman dan konsultasi dengan Ahli Taman (Landscaper) akan sangat membantu untuk menciptakan keserasian dan keharmonisan antara tanaman dan aksesoris pendukungnya.

http://www.infogue.com/viewstory/2010/01/26/aksesoris_taman/?url=http://mamihuci-love2design.blogspot.com/2009/03/aksesoris-taman.html

Jumat, 03 Juni 2011

Perencanaan Desain Kolam Renang

Berikut ini informasi bagi Anda yang berencana memiliki sebuah kolam renang pribadi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam perencanaan diantaranya:

Pertama : Ketersediaan Lahan untuk Lokasi Kolam.

Ketersediaan lahan sebagai tempat lokasi penempatan kolam renang nanti merupakan hal pertama yang harus dipertimbangkan. Sebuah kolam renang keluarga tentunya berdekatan atau menjadi satu dengan area rumah.

Kedua : Mempelajari Jenis Struktur dan Sistem Filtrasi Kolam Renang

Sebagaimana artikel terdahulu mengenai jenis-jenis kolam renang yang saat ini disediakan oleh kontraktor kolam renang, berikut informasi perbedaan mendasar dari dua jenis struktur konstruksi dan system filtrasi kolam renang :

A. Sistem kolam renang konvensional/ dengan pemipaan (underground piping).
Sistem kolam renang pemipaan adalah sistem pembuatan kolam renang dimana pada struktur konstruksi bagian bawah kolam di tanam pipa – pipa yang digunakan untuk membantu mengalirkan air ke tanki penyaringan dan untuk mengalirkan air yang telah difilter kembali ke kolam.

B. Sistem kolam renang terintegrasi (integrated pool and filter).
System kolam renang jenis ini adalah system kolam renang dimana pada struktur konstruksi kolam tidak diperlukan pipa-pipa. Untuk penyaringan air, digunakan system filtrasi yang secara struktur menyatu dengan struktur kolam utama (monolithic structure). System ini sangat menguntungkan bagi pemilik kolam yang tidak memiliki lahan yang luas, karena penenmpatan pompa dan filter kolam yang digunakan diletakkan dibibir/ didalam kolam.

Ketiga : Memilih bahan Material Konstruksi kolam renang.

Hal lain yang sangat penting adalah pertimbangan dalam memilih bahan untuk material konstruksi kolam renang. Bahan material konvensional dengan system pengecoran pada seluruh struktur kolam dapat saja dilakukan untuk kolam yang berada pada lokasi tanah yang stabil dan tidak rawan gempa, sebaliknya perhitungkan resiko keretakan bila kolam dibangun pada wilayah yang rawan terkena gempa bumi

Keempat : Mengetahui Tipe-tipe Filter kolam renang

Pada komplimen sebuah kolam renang, filter digunakan sebagai alat untuk mensirkulasi air dan bahan obat-obatan (chemical) agar kejernihan dan kebersihan air selalu terjaga. Ada beberapa tipe filter yang dapat kita pilih pada saat perencanaan awal sebelum membuat kolam renang. Alternatif tipe filter yang akan digunakan nantinya sangat berhubungan dengan konstruksi struktur kolam renang itu sendiri. Tiga macam tipe filter dapat anda pelajari pada posting kami terdahulu yakni Type of Pool Filters.

Kelima : Mempelajari Cara Merawat Kolam dan Perawatan Air Kolam Renang

Untuk perawatan air kolam, dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa yang khusus melakukan perawatan air. Sedangkan untuk chemicalnya dapat dibeli sendiri atau dapat pula dibeli pada pihak penyedia jasa perawatan kolam renang. Mudah tidaknya pekerjaan perawatan kolam tentunya tergantung pula pada jenis struktur konstruksi dan system filtrasi seperti sebagaimana dipaparkan tersebut di atas

dumilahpark.com